Netanyahu Terpojok! Sekutu Dekat Israel Balik Menyerang

by

Sejumlah negara-negara Barat mulai melontarkan kecaman terhadap Israel. Mereka mengkritisi agresifitas berlebihan yang dilakukan Negeri Zionis itu di wilayah Gaza, Palestina, serta sejumlah daerah Arab lainnya. Negara ‘sekutu’ Israel seperti Jerman, Inggris, Kanada, Prancis, dan Amerika Serikat, mulai mengubah sikap mereka terhadap negara tersebut.

Jerman, melalui Kanselir Friedrich Merz, mengeluarkan kecaman paling tajam terhadap Israel sejak konflik Gaza memanas. Merz menyatakan bahwa serangan militer besar-besaran Israel di Jalur Gaza tidak dapat dipahami dan tidak dapat dibenarkan. Hal ini menandai perubahan signifikan dalam posisi publik Jerman terhadap Israel.

Sementara itu, Inggris, Kanada, dan Prancis mengancam akan memberlakukan sanksi terhadap pemerintah Benjamin Netanyahu jika Israel tidak menghentikan ofensif militer mereka di Gaza dan mencabut pembatasan atas bantuan kemanusiaan. Mereka menilai bahwa tindakan Israel melanggar hukum internasional.

Di sisi lain, Amerika Serikat juga mulai memperlihatkan penurunan intensitas dukungan terhadap Israel. Setelah kunjungan Donald Trump ke Timur Tengah, terdapat tanda-tanda bahwa Washington tidak lagi memberikan dukungan tanpa syarat kepada Israel. Trump mengukuhkan hubungan baru dengan pemimpin-pemimpin negara Timur Tengah yang anti-Israel, menunjukkan bahwa AS tidak akan terus memberikan dukungan tak terbatas kepada Netanyahu.

Kritik dan kecaman terhadap Israel dari negara-negara sekutunya ini menunjukkan bahwa ketegangan internasional terhadap tindakan negara tersebut semakin meningkat. Sikap keras dan sikap yang konsisten dalam menegakkan hukum internasional menjadi sorotan utama dalam pergulatan politik global terkait konflik di Timur Tengah.

Source link