Prabowo’s Era Ending, RI Targets 400k Barrel Oil Increase

by

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang melakukan upaya untuk meningkatkan produksi minyak siap jual atau lifting sebesar 400 ribu barel per hari pada tahun 2029. Hal ini dilakukan untuk mengatasi penurunan produksi minyak yang terjadi setiap tahun. Saat ini, produksi lifting minyak Indonesia berada di angka 600 ribu barel per hari, dan diperlukan usaha tambahan untuk mencapai target produksi 1 juta barel per hari dalam empat tahun ke depan. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan potensi produksi minyak di dalam negeri melalui kerja sama antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dengan vendor teknologi. Selain itu, pemerintah juga akan mendorong pengelolaan sumur-sumur minyak yang tidak beroperasi serta melakukan lelang 74 wilayah kerja migas baru untuk mencapai peningkatan produksi migas secara nasional. Data dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menunjukkan bahwa pencapaian lifting minyak hingga Mei 2025 baru mencapai 567,9 ribu barel per hari dan realisasi lifting gas mencapai 5.530 MMSCFD, mendekati target yang ditetapkan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan produksi minyak dan gas Indonesia dapat terus meningkat untuk mendukung kebutuhan energi dalam negeri.

Source link