Dampak Kebijakan Trump & Perang Timur Tengah Terhadap Ekonomi ASEAN

by

Lembaga internasional The ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) memproyeksikan pertumbuhan kawasan ASEAN+3 sebesar 3,8% pada tahun 2025 dan 3,6% pada tahun 2026 menurut laporan terbarunya, ASEAN+3 Regional Economic Outlook (AREO). Angka ini menurun dari proyeksi sebelumnya yaitu 4,2% untuk tahun 2025 dan 4,1% untuk tahun 2026. Kepala Ekonom AMRO, Dong He, mengungkapkan bahwa penurunan ini disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama dalam kebijakan tarif AS.

Namun, di tengah ketidakpastian global, kawasan ASEAN+3 tersedia dalam posisi yang kuat dan tangguh. Inflasi di kawasan ini cenderung menurun meskipun adanya kenaikan harga minyak dan pasar keuangan regional juga menunjukkan ketahanan. Namun, prospek ekonomi ASEAN+3 masih dipengaruhi oleh ketidakpastian signifikan, terutama dari peningkatan tarif AS.

Dong He juga menyoroti bahwa kemajuan negosiasi tarif yang tidak merata dan potensi perluasan tarif dapat mengganggu aktivitas perdagangan dan pertumbuhan kawasan. Ditambah dengan ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi di AS dan Eropa, bersama dengan kondisi keuangan global yang ketat karena suku bunga AS yang tinggi, dapat melemahkan pertumbuhan ekonomi kawasan ASEAN+3.

Source link