Chaos Demo Harga BBM: Penjarahan Massal dan Korban Jiwa

by -224 Views

Angola kembali dilanda kerusuhan besar pada Selasa (29/7/2025) karena demonstrasi nasional yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar berubah menjadi kekacauan. Luanda, ibu kota Angola, menghadapi hari kedua penjarahan massal setelah sedikitnya empat orang tewas dan ratusan lainnya ditangkap dalam bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. Suasana lumpuh total di Luanda dengan angkutan umum berhenti beroperasi dan sebagian besar toko tutup pascaaksi brutal pada Senin yang menandai dimulainya mogok nasional oleh para sopir taksi. Aksi protes ini menentang kenaikan harga bahan bakar bersubsidi dari 300 menjadi 400 kwanza per liter (sekitar Rp5.300 ke Rp7.100) per 1 Juli lalu, yang memicu kemarahan publik di negara produsen minyak terbesar kedua di Afrika. Kerusuhan tersebut meluas ke daerah lain di luar Luanda, seperti kota Huambo, sekitar 600 km dari ibu kota, di mana terjadi penjarahan dan kerusuhan serupa. Berbagai kelompok masyarakat sipil dan lembaga HAM mengecam kekerasan yang terjadi dan menuntut aksi dari pemerintah untuk mengatasi ketidakpuasan sosial yang merajalela. Hal ini juga menyebabkan tekanan yang semakin besar pada pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joao Lourenco, yang kritis karena kebijakan yang dianggap gagal menyejahterakan rakyatnya meskipun kekayaan alam negara tersebut melimpah. Situasi ini dipandang sebagai ujian besar bagi legitimasi pemerintah MPLA di tengah kemarahan dan ketidakpuasan rakyat.

Source link