Rusia Lepaskan Pengaman Nuklir, Hubungan AS-Eropa Dipertaruhkan

by

Rusia mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka tidak akan lagi mematuhi moratorium sendiri terkait penempatan rudal nuklir jarak menengah berbasis darat. Keputusan ini diambil di tengah ketegangan antara Moskow dengan Amerika Serikat (AS) dan Eropa terkait perang di Ukraina. Kementerian Luar Negeri Rusia menyebutkan bahwa langkah ini diambil karena tindakan Amerika Serikat (AS) dan NATO yang merencanakan penempatan senjata serupa di Eropa dan Asia-Pasifik. Mereka menilai tindakan tersebut sebagai ancaman langsung terhadap keamanan Rusia dan menyatakan bahwa mereka akan mengambil langkah teknis-militer sebagai respons terhadapnya.

Mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, menyalahkan negara-negara NATO atas pembatalan moratorium terkait rudal nuklir jarak pendek dan menengah. Dia juga mengatakan bahwa Rusia akan mengambil langkah lebih lanjut sebagai tanggapan terhadap situasi ini. Ketegangan antara Washington dan Moskow semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir terutama terkait dengan upaya pemerintahan Trump untuk merundingkan gencatan senjata dalam konflik Rusia-Ukraina. Hal ini menandakan eskalasi ketegangan antara kedua negara dan meningkatnya kekhawatiran terkait keselamatan dan keamanan regional.

Source link