Penggilingan Padi Tak Beli Gabah: Penyebabnya

by

Penjualan Gabah Petani Menurun karena Khawatir Terkena Kasus Kecurangan Beras

Dwi Andreas Sentosa, Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI), mengungkapkan bahwa penggilingan padi mulai enggan membeli gabah dari petani karena khawatir dengan kemungkinan tindakan hukum terkait kasus kecurangan beras. Hal ini menyebabkan banyak penggiling padi menahan diri untuk membeli gabah dari petani, yang kemudian mengakibatkan penurunan harga gabah kering panen (GKP) setelah sebelumnya mengalami kenaikan.

Andreas menyatakan bahwa sekitar 40% penggiling padi memilih untuk menutup operasional mereka karena khawatir akan ditindak hukum akibat aktivitas penggilingan. Harga GKP petani juga mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat naik hingga Rp 8.700 per kilogram, kini kembali sekitar Rp 7.000 per kg. Meskipun demikian, harga GKP di tingkat penggiling masih lebih tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah yang ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kg.

Sutarto Alimoeso, Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), menyarankan agar Perum Bulog dan pengusaha penggilingan padi sementara waktu berhenti membeli gabah dari petani. Hal ini untuk menghindari persaingan tidak sehat yang melampaui Harga Pembelian Pemerintah. Dia juga mengimbau agar semua pembeli menghentikan pembelian gabah untuk menurunkan harga dan mengurangi persaingan yang tidak sehat di lapangan.

Source link