Trump Dukung Rusia di Perang: Kebijakan Baru yang Mengejutkan

by

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menarik diri dari upaya pengutukan terhadap Rusia atas perang tahun 2008 dengan Georgia, dalam satu-satunya penolakan yang pernah dilakukan oleh Washington terhadap kecaman sekutu-sekutunya. Dewan Keamanan PBB menyaksikan Denmark, Prancis, Yunani, Inggris, dan Slovenia mengeluarkan pernyataan mengecam invasi Rusia ke Georgia 17 tahun lalu, namun AS memilih untuk tidak ikut menandatangani pernyataan tersebut kali ini. Konflik dimulai saat Georgia, di bawah kepemimpinan Presiden Mikhail Saakashvili, menyerang wilayah Ossetia Selatan yang ingin memisahkan diri, tetapi Rusia mengusir pasukan Georgia dan menegakkan gencatan senjata. Meskipun Saakashvili menuding Rusia telah menyerang lebih dulu, investigasi Uni Eropa tidak menemukan bukti yang mendukung klaim tersebut. Penolakan AS tersebut menuai kritik dari ketua Gerakan Nasional Bersatu Saakashvili dan menimbulkan pertanyaan tentang arah diplomasi Georgia dengan Washington. Tindakan ini juga terjadi saat AS, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, berusaha untuk mendamaikan konflik Ukraina, termasuk melalui pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska.

Source link