PBB Soroti RI Dalam Bahaya: Petaka Besar Mengintai

by

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengeluarkan peringatan khusus terhadap beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia, terkait fenomena perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan. Menurut laporan Badan Meteorologi Dunia (WMO) yang merupakan bagian dari PBB, Asia mengalami tahun terhangat kedua yang pernah tercatat pada 2024. Gelombang panas yang meluas dan berkepanjangan serta kenaikan suhu permukaan laut yang mencapai rekor tertinggi, menjadi perhatian utama.

Laporan WMO juga menyoroti fakta bahwa pemanasan global di Asia terjadi dua kali lipat lebih cepat daripada rata-rata global sejak tahun 1961-1990. Menurut Sekretaris Jenderal WMO, Celeste Saulo, laporan ini memberikan pemahaman yang lebih dalam akan perubahan iklim yang terjadi. Trend ini tidak hanya terjadi di Asia, namun juga menunjukkan dampak global yang signifikan.

Selain itu, beberapa peristiwa ekstrem juga tercatat di berbagai negara Asia pada tahun 2024. Mulai dari 26 siklon tropis yang terbentuk di Samudra Pasifik Utara hingga kekeringan di China yang memengaruhi jutaan orang. Gelombang panas di India, banjir di Asia Tengah, hingga badai debu yang parah, semakin menunjukkan urgensi dalam mengatasi perubahan iklim. Proyeksi USAID bahkan menyebutkan bahwa kenaikan air laut bisa mengakibatkan puluhan juta penduduk kehilangan tempat tinggal pada tahun 2050.

Source link