Mobil listrik saat ini masih memiliki beberapa kekurangan, seperti harga yang mahal, perangkat lunak yang masih perlu ditingkatkan, serta jangkauan dan pengalaman pengisian daya yang belum sepenuhnya memuaskan. Namun, perkembangan mobil listrik dalam dekade terakhir ini patut disyukuri. Sebuah video dari Aging Wheels, sebuah saluran otomotif yang menarik, memperlihatkan Th!nk City, mobil mikro listrik asal Norwegia yang unik.
Th!nk City merupakan hasil kolaborasi perusahaan plastik Norwegia dalam merancang mobil listrik yang cukup aneh. Versi pertama mobil ini menggunakan baterai natrium “garam cair”, yang membutuhkan suhu tinggi agar berfungsi. Meskipun tidak praktis, Th!nk City memiliki daya tarik sendiri karena berisi sejumlah kompromi yang telah menjadi fitur umum dalam mobil listrik modern.
Walau menggunakan baterai lithium yang lebih konvensional, Th!nk City milik Dunn tetap memiliki kelemahan, seperti kehilangan daya baterai yang signifikan setelah perjalanan jarak pendek. Mobil ini juga memiliki pengisi daya onboard yang bising dan sistem pengereman hidrolik yang kurang efisien dibanding teknologi saat ini.
Meskipun begitu, perkembangan mobil listrik menjanjikan masa depan yang lebih cerah. Mobil listrik modern menawarkan jarak tempuh yang lebih luas, teknologi canggih, dan baterai yang lebih andal. Dengan kemajuan teknologi ini, kita dapat membayangkan bagaimana masa depan mobil listrik akan terlihat sepuluh tahun ke depan.





