Bendungan Jragung: Proyek Strategis Presiden Tuntas 2026

by -153 Views

Pemerintah terus mempercepat pembangunan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada pangan. Proyek tersebut sudah mencapai progres 88% dan dijadwalkan selesai pada September 2026. Bendungan ini diharapkan menjadi penopang utama Daerah Irigasi Jragung, membuka tambahan lahan potensial, dan meningkatkan kesuburan lahan pertanian.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan harapannya agar bendungan tersebut dapat mengairi lebih dari 4.500 hektare lahan pertanian pada tahun 2027. Selain untuk irigasi, Bendungan Jragung juga berpotensi menyediakan suplai air baku bagi beberapa wilayah seperti Kota Semarang, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Demak. Selain untuk tujuan irigasi, bendungan ini juga dapat berperan sebagai pengendali banjir dan sumber energi terbarukan melalui PLTS dan PLTMH.

Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, juga menyoroti potensi ekonomi baru yang tercipta berkat keberadaan Bendungan Jragung, khususnya di sektor pariwisata. Berbagai warung telah mulai berjualan di sepanjang akses Bendungan Jragung, mengoptimalkan pemandangan bendungan untuk menarik pelanggan. Dengan manfaat yang beragam, Bendungan Jragung menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan, ketersediaan air bersih, pengendalian banjir, sumber energi, dan pengembangan ekonomi lokal. Arah ini selaras dengan visi swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi rakyat yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Source link