Cerita Sri Mulyani: Rumah Dijarah dan Banjir Bunga

by

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati angkat bicara setelah kediamannya dijarah pada Minggu dini hari, mengikuti serangkaian serangan terhadap anggota DPR RI. Respons publik terhadap peristiwa ini bervariasi, mulai dari simpati, dukungan, kritik, hingga kiriman karangan bunga. Melalui akun Instagram resminya, Sri Mulyani membagikan refleksi pribadi dan panggilan untuk meningkatkan kualitas demokrasi.

Dalam unggahan Instagram, Sri Mulyani menegaskan pentingnya demokrasi dan pemerintah yang bersih dari korupsi. Dia mendorong persatuan, stabilitas, dan gotong royong dalam membangun Indonesia. Tragedi penjarahan di rumahnya juga menyebabkan luka personal yang mendalam, terutama kehilangan lukisan bunga pribadinya yang memiliki makna tersendiri.

Sementara itu, dukungan moral dari masyarakat berupa karangan bunga mengalir ke Kantor Kementerian Keuangan, menunjukkan solidaritas dengan Sri Mulyani. Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan tersebut dan mengajak semua pihak untuk bersatu memperbaiki Indonesia. Sri Mulyani berkomitmen untuk terus bekerja dengan jujur, adil, dan transparan, serta memastikan bahwa perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik tidak akan sia-sia.

Source link