Pertemuan Trump dan PM Qatar Pasca Serangan Israel: Pembahasan Penting

by -189 Views

Presiden AS Donald Trump mengadakan makan malam dengan Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani di New York, setelah Israel menyerang pemimpin Hamas di Doha. Mereka bertemu didampingi utusan khusus AS Steve Witkoff. Wakil Kepala Misi Qatar, Hamah Al-Muftah, menjelaskan bahwa makan malam tersebut berlangsung luar biasa. Sesi itu dilanjutkan setelah al-Thani rapat bersama Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio di Gedung Putih.

Pembahasan tertuju pada masa depan Qatar sebagai mediator di kawasan tersebut dan kerja sama pertahanan setelah serangan Israel. Meskipun Trump tidak senang dengan serangan Israel, Qatar tetap dianggap sebagai sekutu kuat di Teluk. Qatar telah berperan sebagai mediator dalam banyak negosiasi, termasuk gencatan senjata antara Israel dan Hamas, pembebasan sandera Israel, dan rencana pascakonflik di wilayah tersebut.

PM Qatar menyalahkan Israel atas upaya sabotase perdamaian, tetapi Qatar tetap berkomitmen sebagai mediator. Serangan Israel terhadap pimpinan Hamas membuat upaya gencatan senjata di Gaza berisiko gagal, yang sudah didukung oleh AS. Trump mengungkapkan kekesalannya terhadap serangan tersebut dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan berusaha memastikan agar serangan semacam itu tidak terjadi lagi.

Source link