Beras Oplosan Mentan Amran Minta Maaf

by

Kasus kecurangan beras premium beberapa waktu lalu telah memicu ketegangan di masyarakat, dengan harga beras premium yang terus meningkat dan ketersediaannya yang mulai langka di toko-toko modern. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengakui adanya masalah tersebut dan meminta maaf atas situasi tersebut. Menurut Amran, kasus beras oplosan sebenarnya adalah pelanggaran mutu beras premium, bukan oplosan sejati. Pencampuran beras adalah praktik umum, namun harus mematuhi standar yang telah ditetapkan. Dalam paparannya di rapat koordinasi, Amran menjelaskan bahwa pelanggaran pertama terjadi pada mutu beras, dengan jumlah butir beras yang patah melebihi batas yang ditentukan untuk beras premium. Pelanggaran kedua adalah harga beras yang tetap tinggi meskipun jumlah butir patah juga tinggi. Amran juga mengungkapkan bahwa ada 10 merek yang melanggar mutu beras premium, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut. Ia juga meminta kepada kepala daerah untuk menindaklanjuti kasus serupa jika ditemukan di daerah masing-masing.

Source link