Hamas Membocorkan Tuntutan untuk Perdamaian Gaza

by -104 Views

Pembicaraan tidak langsung mengenai kesepakatan damai antara Israel dan Hamas di Mesir mengalami titik krusial baru. Kelompok militan Palestina, Hamas, menuntut jaminan tegas bahwa Israel akan mengakhiri perang di Gaza secara total dan menarik seluruh pasukannya dari wilayah tersebut sebagai syarat utama untuk mencapai kesepakatan. Tuntutan ini muncul di tengah kelanjutan serangan militer Israel di Jalur Gaza, bahkan saat perundingan yang dimediasi oleh Amerika Serikat dan Qatar mencapai hari kedua di Sharm el-Sheikh, Mesir. Seorang pejabat senior Hamas mengungkapkan rencana kelompok tersebut untuk melepaskan tawanan secara bertahap, dengan syarat pembebasan terakhir harus bersamaan dengan penarikan terakhir militer Israel dari Gaza. Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan terus berjuang untuk mencapai tujuan perangnya, termasuk pemulangan semua sandera, penghapusan kekuasaan Hamas, dan memastikan Gaza tidak lagi mengancam Israel. Meski pembicaraan damai terus berlanjut, serangan Israel di Gaza belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Menurut ACLED, Gaza telah mengalami lebih dari 11.110 serangan udara dan drone, serta sedikitnya 6.250 serangan artileri dan penembakan selama dua tahun perang, dengan jumlah korban tewas mencapai lebih dari 66.600 jiwa. Perundingan itu tampak menjadi tanda kemajuan paling menjanjikan dalam upaya mengakhiri perang, dengan Israel dan Hamas mendukung banyak bagian dari rencana Trump. Para mediator dari Qatar, Mesir, dan Turki tetap fleksibel dan terus mengembangkan ide selama berlangsungnya perundingan gencatan senjata. Partisipasi perdana menteri Qatar menunjukkan keteguhan para mediator untuk mencapai kesepakatan yang mengakhiri perang.

Source link