37.000 Tentara AS Terancam Tak Digaji: Kondisi Telantar di Luar Negeri

by -142 Views

Puluhan ribu tentara Amerika Serikat (AS) di Jerman menghadapi ketidakpastian finansial akibat penutupan pemerintahan yang tengah terjadi. Sebanyak 37.000 tentara AS di Jerman mengalami ketidakpastian terkait penerimaan gaji mereka pada bulan November jika situasi ini berlanjut. Pentagon mengungkapkan bahwa para tentara bergantung pada dana darurat untuk menutupi gaji mereka sampai bulan Oktober. Namun, kebuntuan anggaran antara Partai Demokrat dan Republik membuat pembayaran berikutnya menjadi tidak pasti. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa para prajurit berisiko kehilangan penghasilan mereka mulai 15 November jika keadaan ini terus berlanjut.

Di tengah kondisi ini, Angkatan Darat AS memberikan arahan kepada tentaranya di Jerman untuk mencari bantuan makanan dari berbagai lembaga dan organisasi setempat. Meskipun demikian, akses para tentara AS ke tunjangan sosial Jerman sangatlah terbatas karena status hukum mereka tidak memungkinkan menerima bantuan publik dari Jerman. Kementerian Keuangan Jerman memberikan bantuan sekitar 12.000 pegawai sipil di pangkalan militer AS sebagai pinjaman sebesar 43 juta euro untuk menutupi gaji pekerja logistik, katering, dan keamanan.

Situasi finansial tentara AS di luar negeri menyoroti kerentanan banyak keluarga militer, dengan laporan Blue Star Families menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga militer memiliki tabungan yang minim. Meskipun begitu, ada harapan bahwa kesepakatan anggaran dapat tercapai pada akhir pekan ini untuk mengakhiri penutupan pemerintahan yang telah berlangsung sejak 1 Oktober. Jika tidak, tentara AS di Jerman dan di luar negeri lainnya menghadapi risiko tidak menerima gaji pada November, memaksa mereka bergantung pada solidaritas masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Source link