Penyebab Kenaikan Harga Telur di Lokasi Ini – Rp100.000!

by -92 Views

Harga telur ayam ras mengalami lonjakan tajam di sejumlah daerah pada pekan kedua November 2025. BPS melaporkan harga tertinggi mencapai Rp100.000 per kilogram di Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan. Kenaikan harga telur ayam ras terjadi secara luas di berbagai daerah, dengan 157 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga. Indeks perubahan harga menunjukkan kenaikan harga telur ayam ras terjadi di 43,61% wilayah Indonesia. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa tren kenaikan harga masih berlanjut, di mana harga nasional sudah melampaui harga acuan penjualan sebesar Rp30.000 per kilogram. Harga rata-rata nasional naik 0,32% dibandingkan Oktober, mencapai Rp31.646 per kilogram pada pekan kedua November.

Konsumsi telur yang meningkat untuk program makan bergizi gratis (MBG) menjadi salah satu faktor utama yang memicu kenaikan harga telur ayam ras di sejumlah daerah. Selain permintaan yang meningkat, kenaikan harga juga disebabkan oleh kondisi distribusi dan keterbatasan pasokan di beberapa daerah. Amalia menekankan perlunya perhatian terhadap ketersediaan stok di pasar untuk mengimbangi meningkatnya permintaan telur ayam ras. Meski mengakibatkan inflasi komoditas pangan, kenaikan permintaan ini juga membuka peluang usaha untuk memperkuat produksi telur dalam negeri guna memenuhi kebutuhan MBG dan konsumsi masyarakat.

Beberapa daerah yang mencatat harga tinggi selain Mamberamo Tengah adalah Puncak Jaya dan Intan Jaya, masing-masing di Rp90.000 per kilogram. Data menunjukkan bahwa harga terendah nasional pada periode yang sama berada di kisaran Rp23.320 per kilogram. BPS juga mengatakan bahwa kenaikan harga distributor dan hambatan alur pasokan dari sentra produksi turut mendorong kenaikan harga telur ayam ras. Perlunya perhatian terhadap ketersediaan stok di pasaran diharapkan dapat mengontrol kenaikan harga telur ayam ras di Indonesia.

Source link