Waspada! Virus Picu Pandemi Lebih Parah dari COVID-19

by -59 Views

Institut Pasteur Prancis memperingatkan tentang potensi pandemi yang lebih mematikan daripada COVID-19 yang bisa disebabkan oleh virus flu burung jika virus tersebut berubah dan mulai menular antar-manusia. Direktur Medis Pusat Infeksi Pernapasan Institut Pasteur, Marie-Anne Rameix-Welti, mengatakan bahwa virus H5 yang saat ini menyebar di antara burung dan beberapa mamalia berpotensi menjadi ancaman serius jika beradaptasi dengan manusia. Hal ini dapat menyebabkan virus tersebut menjadi pandemi yang cukup mengkhawatirkan. Flu burung yang patogen telah mengakibatkan pemusnahan besar-besaran pada unggas di seluruh dunia, mempengaruhi pasokan pangan dan meningkatkan harga. Meskipun infeksi pada manusia masih jarang terjadi, pengawasan terhadap perkembangan virus tersebut terus dilakukan secara ketat.

Rameix-Welti menjelaskan bahwa manusia belum memiliki kekebalan terhadap virus flu burung H5, yang berbeda dari virus flu musiman yang biasanya berasal dari strain H1 dan H3. Ia juga menambahkan bahwa potensi pandemi flu burung dapat menjadi lebih parah daripada yang sedang dialami saat ini, dengan kemampuan virus ini menyerang individu yang sehat termasuk anak-anak. Meskipun tercatat hampir 1.000 kasus flu burung pada manusia dari tahun 2003 hingga 2025, dengan tingkat kematian mencapai 48%, kemungkinan virus ini berkembang menjadi pandemi masih dianggap rendah. Meski demikian, dengan perkembangan terbaru, seperti kasus infeksi H5N5 pada manusia di negara bagian Washington, AS, memperlihatkan bahwa risiko tersebut masih ada.

Terkait dengan kemungkinan pandemi flu burung, Gregorio Torres, Kepala Departemen Sains di Organisasi Kesehatan Hewan Dunia, menyatakan bahwa risikonya masih terbilang rendah. Namun, jika virus tersebut bermutasi sehingga dapat menular antarmanusia, dunia saat ini lebih siap dalam menanggapi daripada sebelum pandemi COVID-19. Institut Pasteur Prancis menyatakan bahwa mereka memiliki kandidat vaksin yang siap digunakan, memahami cara produksi dengan cepat, serta memiliki stok antivirus yang efektif melawan flu burung. Hal ini memperlihatkan bahwa upaya pencegahan dan kesiapan dalam menanggapi potensi pandemi flu burung saat ini lebih baik daripada sebelumnya.

Source link