Kemnaker Latih 10 Ribu Buruh sebagai Pengawas Pelaksanaan K3

by -68 Views

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memberikan dorongan yang kuat terhadap pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas kerja. Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menekankan pentingnya K3 dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat demi kesejahteraan pekerja. Dengan menerapkan K3 yang baik, diharapkan pekerja dapat bekerja dengan nyaman, termotivasi, dan mengurangi kecelakaan kerja untuk meningkatkan produktivitas.

K3 menjadi prioritas karena angka kecelakaan kerja di Indonesia masih tinggi, oleh karena itu budaya K3, praktik K3, dan sistem manajemen K3 harus ditegakkan dengan serius. Kementerian Ketenagakerjaan berupaya mendorong kampanye nasional budaya K3, meningkatkan kompetensi K3 bagi karyawan, serta meningkatkan kompetensi dan pengawasan K3. Kolaborasi dengan serikat pekerja dan serikat buruh dilakukan untuk mengawasi dan melaporkan pelaksanaan K3, dengan target melatih 10.000 tenaga kerja pengawas K3 hingga tahun 2025.

Selain itu, Kemenaker juga mengembangkan layanan digital pengaduan terkait norma kerja dan K3. Upaya yang dilakukan oleh Kemenaker dalam mendorong pelaksanaan K3 merupakan bagian dari komitmen mereka untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Untuk informasi lebih lanjut, dapat disimak dialog antara Syarifah Rahma dan Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli dalam acara Profit, CNBC Indonesia.

Source link