Stop Normalisasi KDRT Melalui Preview Film Suamiku, Lukaku: Dalam Perayaan HUT Komunitas Perempuan

by -56 Views

Perayaan ulang tahun ke-11 Komunitas Perempuan Berkebaya (KPB) di SCTV Tower, Jakarta, merupakan kesempatan untuk mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melalui pendekatan budaya dan sinema. Acara ini dihadiri oleh berbagai komunitas dan lembaga, seperti SinemArt, Tarantella Pictures, The Big Pictures, Women’s Crisis Center (WCC) Puantara, dan Persatuan Wanita Jambi (Perwaja). Moment penting dalam acara ini adalah pemutaran trailer dan preview film “Suamiku, Lukaku” yang menjadi topik diskusi utama. Produser dan sutradara film tersebut, Sharad Sharan, menegaskan bahwa film ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan bukan eksploitasi. Anissa Putri Ayudya, intimacy coordinator dalam produksi film tersebut, juga menyoroti pentingnya peran IC dalam menjaga kenyamanan dan batasan para aktor selama adegan intimasi. Film ini diharapkan dapat membuka mata masyarakat terhadap berbagai bentuk KDRT, mulai dari kekerasan fisik, psikis, hingga kekerasan seksual dalam rumah tangga. Selain itu, perayaan HUT KPB juga menampilkan sesi edukasi budaya dengan memperkenalkan tengkuluk, ikat kepala khas Jambi, serta mempelajari tata cara memotong tumpeng yang sarat nilai tradisi. KPB juga memberikan apresiasi kepada mitra komunitas yang telah mendukung perjalanan mereka selama 11 tahun. Dengan menggunakan budaya dan seni sebagai jembatan, KPB menegaskan bahwa komunitas perempuan dapat menjadi garda terdepan dalam mengatasi isu-isu penting, termasuk KDRT, dengan pendekatan yang inklusif dan kolaboratif.

Source link