Gebrakan Menteri P2MI dalam Peringatan Hari Migran Internasional

by -123 Views

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, sedang memperkenalkan delapan strategi kebijakan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan peluang kerja dan daya saing pekerja migran Indonesia (PMI) di pasar tenaga kerja global. Langkah ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sistem migrasi kerja yang aman, tertib, dan bermartabat. Salah satu strategi utama adalah peningkatan kapasitas calon pekerja migran melalui peningkatan keterampilan. Upaya ini mencakup penguatan Migran Center, program SMK Go Global, pengembangan Sekolah Vokasi Migran, dan kerjasama dengan pemerintah daerah, SMA, dan SMK sederajat.

Selain peningkatan kapasitas, Kementerian P2MI juga akan memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk penempatan dan perumahan bagi pekerja migran, memperkuat respons cepat terhadap pengaduan perlindungan PMI, serta memperluas jaminan sosial. Selain itu, ada upaya untuk meningkatkan literasi digital, integrasi data, dan menyederhanakan proses penempatan untuk memastikan seluruh proses lebih efisien dan transparan. Di samping itu, akan ada sistem akreditasi bagi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk meningkatkan kualitas layanan dan transparansi bagi calon pekerja migran.

Seluruh kebijakan dan inovasi layanan ini mencerminkan komitmen negara terhadap perlindungan pekerja migran sebagai bagian dari komitmen jangka panjang negara. Mengingat pentingnya peran pekerja migran dalam membawa budaya dan nilai bangsa ke berbagai negara, perlindungan mereka menjadi prioritas. Diharapkan bahwa momentum International Migrant Day akan menjadi titik balik penting bagi Indonesia dalam memastikan keberlangsungan perlindungan bagi setiap PMI dari sebelum berangkat hingga kembali ke tanah air.

Source link