Pada film terbarunya yang berjudul “Patah Hati yang Kupilih”, aktris Prilly Latuconsina menghadapi tantangan besar dalam peran sebagai seorang ibu muda bernama Alya. Meskipun belum merasakan secara personal bagaimana rasanya menjadi seorang ibu dan menghadapi anak kecil, Prilly mencoba untuk mendalami karakter Alya dengan melakukan riset dan observasi. Dalam konferensi pers film tersebut, Prilly mengungkapkan bahwa karakter Alya memiliki kesulitan yang sama dengan dirinya, yaitu tidak tahu caranya menjadi seorang ibu karena ia harus menghadapi situasi tersebut di usia yang masih muda.
Menggambarkan peran sebagai orang tua yang harus berpikir untuk kepentingan anak bukanlah hal yang mudah bagi Prilly. Ia harus memahami pola komunikasi ibu muda dengan anak serta membangun emosi yang sesuai demi kebahagiaan anak. Hal ini memerlukan banyak diskusi dan pemahaman yang mendalam tentang tanggung jawab sebagai seorang orang tua.
Film “Patah Hati yang Kupilih” sendiri merupakan film drama romansa yang mengisahkan tentang kisah cinta antara Alya dan Ben, mantan kekasih yang memiliki perbedaan agama dan harus menghadapi konsekuensi dari kesalahan besar yang mereka lakukan. Ditambah lagi dengan kehadiran seorang anak dalam hubungan mereka, mengarah ke sebuah jalan yang penuh liku-liku.
Film ini juga diperkaya dengan akting dari para pemain seperti Humaira Jahra, Indian Akbar, Marissa Anita, Rowiena Umboh, Halda Rianta, Nike Putra, serta Willem Bevers. Diharapkan film ini dapat memberikan pengalaman yang menggugah hati bagi penontonnya. “Patah Hati yang Kupilih” dijadwalkan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 Desember 2025.





