Materialists: Mengapa Perempuan Harus Diukur Berdasarkan Cinta

by -34 Views

Di tengah kesuksesan Past Lives (2023), sutradara Celine Song kembali menggebrak dengan karya terbarunya, Materialists. Film ini menghadirkan kisah relasi romantis di era kota modern dengan sudut pandang yang tajam. Dikisahkan Lucy, seorang mak comblang profesional, yang harus menghadapi dilema antara cinta berbasis materi dan cinta yang tulus. Dua pria, Harry dan John, menjadi pilihan Lucy yang mendefinisikan pilihan antara keamanan material dan kejujuran emosional.

Dalam Materialists, Song tetap setia pada gaya khasnya dengan dialog reflektif dan tempo yang tenang. Namun, film ini menawarkan pandangan sinis dan konfrontatif terhadap dunia romantisme yang seringkali dipuja. Menggunakan New York sebagai latar, Materialists menggambarkan tekanan sosial yang memengaruhi cara orang mencintai, di mana relasi personal hanyalah transaksi dalam dunia kapitalisme urban.

Dengan sudut pandang feminis yang tajam, film ini mengkritik standar ganda yang diterapkan pada perempuan dalam memilih pasangan hidup. Melalui karakter Lucy, Song mempertanyakan mengapa perempuan sering dihakimi ketika mereka bersikap realistis terhadap kehidupan mereka sendiri. Ditampilkan dengan akting meyakinkan dari Dakota Johnson, Pedro Pascal, dan Chris Evans, Materialists adalah sebuah film yang menggugah untuk merenungkan kembali makna cinta, nilai diri, dan kebebasan memilih di era modern.

Dengan visi sutradara yang kuat dan perspektif yang membangkitkan, Materialists menjadi tontonan yang tidak hanya menghibur namun juga mengajak penonton untuk mempertanyakan esensi cinta dan keputusan yang diambil dalam kehidupan.

Source link