Pilih Teror Sinematik yang Lebih Menghantui

by -55 Views

Sutradara Fajar Martha Santosa memilih untuk tidak menggunakan lagu sebagai soundtrack dalam film horor komedi terbarunya, “Sebelum Dijemput Nenek”, setelah diskusi panjang dengan produser dan music director. Keputusan ini diambil agar penonton bisa sepenuhnya terfokus pada narasi tanpa gangguan musik vokal. Fajar menekankan bahwa tanpa lagu, audiens dapat lebih memperhatikan intensitas adegan dan detail suara yang membangun ketegangan dan komedi. Selain itu, visi film ini adalah untuk mengeksplorasi perspektif dalam sebuah keluarga dan menampilkan sesuatu yang berbeda dari film horor lainnya.

Dengan karakter Nenek yang mengecoh dalam alur cerita, sutradara lebih memilih suasana organik dan misterius daripada lagu komersial sebagai pengiring adegan. Harapannya adalah agar penonton dapat merasakan pengalaman horor yang lebih murni dan emosional melalui suara latar adegan yang organik. Film ini, yang dibintangi oleh Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, Oki Rengga, Wavi Zihan, dan Nopek Novian, akan mulai diputar di bioskop Indonesia pada 22 Januari 2026. Semua keputusan ini diambil untuk memberikan pengalaman yang lebih dalam dan autentik kepada penonton, menjadikan “Sebelum Dijemput Nenek” sebagai film horor yang berbeda dan unik dari yang lain.

Source link