Alternatif Pengganti LPG: Hemat Devisa Rp9,7 T/Tahun

by -62 Views

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong hilirisasi batu bara melalui pengembangan proyek gasifikasi yang menghasilkan dimethyl ether (DME) sebagai pengganti LPG. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa hidrogen memiliki peran penting dalam nilai batu bara, terutama batu bara berkalori rendah. Proyek gasifikasi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, merupakan salah satu proyek strategis yang telah memasuki tahap groundbreaking, yang berpotensi menggantikan impor LPG hingga 1 juta ton per tahun.

Potensi proyek ini dapat mengurangi impor LPG sekitar 1 juta ton per tahun, menghemat devisa negara sekitar Rp 9,7 triliun per tahun. Selain manfaat finansial, proyek ini juga mendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon. Diharapkan, proyek ini dapat menarik investasi besar di sektor energi, dengan perkiraan investasi sebesar 2,1 miliar USD.

Indonesia memiliki cadangan batu bara yang melimpah namun bergerak menuju transisi energi hijau. Solusi yang digagas pemerintah adalah pemanfaatan batu bara menjadi DME. Indonesia masih mengimpor sekitar 6 hingga 7 juta ton LPG per tahun, sebagian besar dari Amerika Serikat. Dengan transformasi batu bara menjadi DME, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan energi lebih bersih untuk negara ini.

Source link