Netanyahu Aliansi Heksagon Lawan Poros Sunni-Syiah

by -43 Views

Dalam upaya untuk menghadapi “poros radikal” di wilayah Timur Tengah, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merencanakan pembentukan aliansi regional baru yang disebutnya sebagai “aliansi heksagon”. Dalam aliansi tersebut, negara-negara seperti India, Yunani, dan Siprus diyakini akan menjadi bagian dari konsep tersebut. Meskipun belum ada negara yang secara terbuka mendukung rencana ini, Netanyahu menegaskan bahwa aliansi tersebut akan bertujuan melawan poros Sunni dan Syiah radikal yang dinilainya mengancam stabilitas kawasan. Meski demikian, banyak analis memandang gagasan ini lebih sebagai narasi politik ketimbang aliansi formal yang dapat diwujudkan. Hubungan antara Israel, India, Yunani, dan Siprus terus diperkuat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam kerja sama energi dan pertahanan. Meskipun demikian, masalah politik dan hukum, seperti surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu terkait dugaan kejahatan perang di Gaza oleh International Criminal Court (ICC), menjadi hambatan bagi pembentukan aliansi yang lebih erat. Inisiatif ini juga dipandang sebagai upaya Netanyahu untuk mengatasi tekanan politik domestik dan menunjukkan bahwa Israel tidak sepenuhnya terisolasi secara diplomatik. Meskipun dengan berbagai tantangan yang dihadapi, gagasan aliansi “heksagon” masih dianggap oleh beberapa pengamat sebagai upaya besar yang sulit untuk menarik dukungan nyata dalam kondisi saat ini.

Source link