Kronologi Perang Arab: Ledakan di Bahrain-Saudi

by -41 Views

Amerika Serikat melakukan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) setelah ketegangan antara kedua negara tersebut memanas. Presiden AS terus mengancam Iran terkait program nuklirnya, walaupun Iran membantah penggunaannya untuk senjata nuklir. Negosiasi terakhir pada Kamis tidak menghasilkan kesepakatan, dan pada hari yang sama, serangan dilakukan oleh Israel yang kemudian diikuti oleh AS.

Serangan Israel dimulai dengan serangan udara di beberapa kota di Iran, termasuk Teheran. Serangan tersebut menargetkan situs rezim dan militer, termasuk rudal balistik. Sementara itu, AS juga meluncurkan serangan terhadap Iran dalam operasi gabungan dengan Israel. Presiden Trump mengumumkan operasi tempur besar-besaran terhadap Iran dalam upaya menghilangkan ancaman yang mereka anggap dari negara itu.

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, Iran mengalami akses internet terputus saat serangan terjadi. Perdana Menteri Iran dilaporkan aman dan sehat, dan beberapa negara di Timur Tengah seperti Qatar, Bahrain, Yordania, dan Uni Emirat Arab merespons serangan dengan menangguhkan penerbangan dan menutup wilayah udara.

Reaksi dari negara-negara lain pun beragam, dimana beberapa mendukung tindakan AS dan Israel terhadap Iran, sementara yang lain mengkhawatirkan potensi terjadinya konflik yang lebih luas di Timur Tengah. Semua serangkaian kejadian ini menyebabkan ketegangan yang akhirnya berujung pada konflik antara beberapa negara di kawasan tersebut. Tetap terhubung dengan berita terkini untuk mendapatkan informasi selengkap mungkin.

Source link