Peringatan Cuaca Ekstrem di Jabodetabek Hingga 26 Maret

by

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan mengenai potensi hujan sedang hingga lebat yang masih akan terjadi di wilayah Jabodetabek hingga tanggal 26 Maret 2026. Menurut pembaruan informasi cuaca terbaru dari @infobmkg di Instagram, BMKG mencatat bahwa wilayah DKI Jakarta masuk dalam kategori waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan. Hal ini dapat memicu genangan air dan banjir di beberapa titik di wilayah tersebut. Tidak hanya hujan, BMKG juga telah mengeluarkan peringatan terkait angin kencang yang berpotensi terjadi di sekitar Jakarta terutama pada tanggal 25 dan 26 Maret 2026.

Selain itu, potensi hujan juga diperkirakan akan meluas ke berbagai wilayah di Indonesia. Pada tanggal 24 Maret, hujan sedang hingga lebat diharapkan terjadi di beberapa wilayah seperti Sumatra Barat, Jambi, Lampung, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, dan Papua. Sedangkan pada tanggal 25 Maret, wilayah yang berpotensi mengalami hujan serupa mencakup Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, DI Yogyakarta, Bali, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua. Dan untuk 26 Maret, hujan diprediksi masih akan turun di DKI Jakarta bersama dengan beberapa wilayah lain seperti Sumatra Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, serta Papua.

BMKG juga mencatat beberapa wilayah yang berstatus siaga terhadap hujan lebat hingga sangat lebat, antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Dampak yang dapat muncul akibat cuaca ekstrem ini termasuk banjir, banjir bandang, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, layanan publik, dan infrastruktur. Oleh karena itu, BMKG mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, serta untuk selalu memantau informasi resmi terkait cuaca melalui situs BMKG atau aplikasi InfoBMKG, serta melaporkan kejadian bencana melalui platform yang telah disediakan.

Source link