Tim Nasional U-23 Indonesia baru saja menyelesaikan pertandingan persahabatan internasional melawan kesebelasan U-23 Korea Utara pada hari Rabu, 25 Maret 2026. Pertandingan yang berlangsung pukul 14.00 WIB ini menjadi uji coba penting bagi skuad Garuda Muda dalam mengimplementasikan skema permainan. Pelatih Dinh Hong Vinh mempersiapkan pertandingan ini sebagai evaluasi mendalam terhadap performa timnya, dengan fokus pada taktik dan strategi yang telah disusun. Meskipun tanpa kehadiran pemain kunci seperti Antonio Moric, pelatih tetap optimis dengan komposisi pemain yang ada.
Dinh Hong Vinh menegaskan pentingnya pertandingan persahabatan ini untuk kemajuan tim ke depan, menganggapnya sebagai kesempatan berharga untuk belajar dan berkembang. Proses pengembangan tim mencakup peningkatan aspek fundamental dalam sepak bola, termasuk keterampilan teknik dan taktik, serta membangun koneksi antara pemain senior dan junior. Timnas U-23 Indonesia menurunkan komposisi gabungan antara pemain berpengalaman dan talenta muda potensial seperti Cao Van Binh, Le Nguyen Hoang, Dinh Quang Kiet, dan Nguyen Cong Phuong.
Dalam pertandingan tersebut, pelatih menyadari keunggulan fisik U-23 Korea Utara sebagai ancaman potensial. Lawan kali ini memiliki catatan bermain misterius karena mayoritas pemainnya berkarier di kompetisi domestik, sehingga sulit diprediksi. Hal ini mendorong Timnas U-23 Indonesia untuk lebih fleksibel dalam menerapkan strategi di lapangan. Dinh Hong Vinh dihadapkan pada tantangan menguji adaptasi pasukannya dalam menghadapi situasi tersebut.
Di pertandingan lainnya, U-23 Vietnam juga berhadapan dengan Korea Utara dalam ajang CFA Team China – Tây An 2026. Pemain muda dari HAGL, Nguyen Minh Tam, sukses mencetak gol perdananya dalam laga tersebut. Pertandingan ini menunjukkan dinamika regional dan perkembangan sepak bola di tingkat internasional.





