Prabowo Tutup Pembangkit Diesel, RI Hemat 200.000 Barel Minyak

by

Presiden RI Prabowo Subianto mengambil keputusan tegas untuk menutup Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) atau pembangkit yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dengan langkah ini, Prabowo percaya bahwa Indonesia bisa menghemat hingga 200.000 barel minyak per hari. Selaras dengan keputusan tersebut, pemerintah juga akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 Giga Watt (GW) dalam dua tahun mendatang.

Dalam acara peresmian Pabrik Bus Listrik di Magelang, Jawa Tengah, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah sudah memutuskan untuk melaksanakan program listrifikasi 100 GW. Menurutnya, tidak akan ada lagi pembangkit listrik yang menggunakan diesel atau solar. Prabowo juga menegaskan rencana untuk menutup 13 PLTD yang ada.

Dengan menutup pembangkit listrik diesel, Prabowo yakin Indonesia dapat menghemat sebanyak 200 ribu barel minyak per hari, setara dengan 20% konsumsi minyak nasional. Mengingat Indonesia masih harus mengimpor sejumlah besar minyak setiap hari, Prabowo melihat bahwa langkah ini akan membawa dampak positif yang signifikan untuk kemandirian energi Indonesia. Dengan demikian, Prabowo optimis bahwa dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia tidak akan perlu lagi impor BBM.

Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mandiri dalam sektor energi. Dengan langkah-langkah ini, Prabowo yakin bahwa Indonesia akan mampu berdiri sendiri dan mengurangi ketergantungan pada impor energi. Selanjutnya…

Source link