Film The King’s Warden mencetak rekor sebagai film terlaris sepanjang masa di Korea Selatan. Film berlatar sejarah ini mendapatkan perhatian karena diangkat dari kisah nyata Raja Danjong, Raja keenam dari Dinasti Joseon yang naik takhta pada usia 12 tahun dan kemudian direbut paksa melalui kudeta. Setelah turun takhta, Raja Danjong diasingkan ke Cheongnyeongpo, sebuah daerah terpencil di Yeongwol, Provinsi Gangwon, yang kini menjadi lokasi wisata bersejarah setelah popularitas film The King’s Warden kembali mengangkat pengunjungnya.
Di Cheongnyeongpo, terdapat patung Raja Danjong dan Ratu Jungsung serta hutan pinus Geimgang yang menjadi saksi kehidupan sang raja selama pembuangan. Ada pohon pinus yang dijadikan monumen nasional serta rumah peristirahatan Raja Danjong dan pelayannya yang masih berdiri hingga saat ini. Nosandae, Menara batu Manghyangtap, dan lokasi pengungsian Raja Danjong di Gwanpungheon juga menjadi tempat bersejarah untuk melihat kesedihan sang raja.
Kisah pilu Raja Danjong bisa disaksikan dalam film The King’s Warden yang masih tayang di bioskop Indonesia. Dengan melihat lokasi pengasingan dan peninggalan Raja Danjong ini, pengunjung dapat merasakan kekayaan sejarah dan keindahan alam yang disuguhkan di Yeongwol, Korea Selatan.





