Jangan Nonton Bioskop Tanpa Popcorn! Begini Sejarah dan Sensasi Makanan Ringan yang Tak Pernah Mati
Sensasi Menyatu dengan Aroma dan Gurihnya Popcorn
Siapa yang bisa menolak aroma wangi popcorn ketika berada di bioskop? Rasanya memang tidak lengkap rasanya menonton film tanpa menggigit popcorn gurih nan manis. Meskipun harganya terbilang mahal, tetapi sensasi yang ditawarkan oleh popcorn membuatnya tetap menjadi pilihan nomor satu sebagai teman setia saat menonton film.
Perjalanan Sejarah Panjang Popcorn
Sebenarnya, popcorn memiliki sejarah yang panjang sebelum akhirnya hadir di bioskop-bioskop. Berdasarkan diary Hernando Cortes, pemimpin ekspedisi Spanyol pada abad ke-16, popcorn awalnya merupakan makanan khas suku Aztec.
Tidak hanya sebagai makanan, suku Aztec juga menggunakan popcorn sebagai persembahan dalam berbagai upacara adat. Mereka bahkan menggunakan popcorn sebagai hiasan di pakaian, kalung, dan rambut mereka.
Pada abad ke-19, masa Great Depression, popcorn menjadi makanan andalan banyak orang yang kehilangan pekerjaan. Di masa sulit tersebut, popcorn menjadi pilihan karena harganya yang terjangkau.
Popularitas popcorn semakin melejit di awal abad ke-20, dan pada tahun 1930-an, popcorn resmi menjadi camilan wajib di bioskop. Kepraktisan popcorn dan ketiadaan suara bising saat dikunyah menjadikannya pilihan utama di tengah isu status sosial yang kala itu sedang marak.
Popcorn: Camilan Sehat yang Mengundang Selera
Pada masa kini, aroma dari popcorn terbukti memiliki dampak psikologis yang kuat untuk ‘mengundang’ orang-orang untuk membelinya. Selain itu, popcorn juga dianggap sebagai camilan yang tidak menimbulkan rasa bersalah karena rendah kalori dan tinggi serat.
Meskipun demikian, perlu diingat untuk tetap memperhatikan kadar garam dan gula dalam popcorn berbagai rasa agar tetap menjaga kesehatan. Jadi, jangan lupa menyediakan popcorn saat nonton film di bioskop ya!
Sumber: times.co.id



