Setan Terkuat Sedunia yang Dilepaskan Putin: Mengenalnya

by

Rusia Uji Rudal Balistik Antarbenua RS-28 Sarmat

Pada Selasa lalu, Rusia kembali melakukan uji coba rudal balistik antarbenua terbaru RS-28 Sarmat, yang oleh Barat dijuluki sebagai “Satan II.” Presiden Rusia, Vladimir Putin, memamerkan kekuatan nuklir Moskow di tengah perang Ukraina yang belum usai.

Keunggulan Rudal Sarmat Versi Putin

Putin mengklaim rudal Sarmat memiliki jangkauan lebih dari 35.000 kilometer, jauh melebihi rudal terkait negara Barat. Ia menyebut kekuatan hulu ledak independennya lebih dari empat kali lipat dibandingkan rudal serupa Barat. Meski demikian, para analis memperkirakan jangkauan sebenarnya berada di sekitar 18.000 kilometer.

Rudal Sarmat didesain untuk digunakan sebagai pengganti rudal Voyevoda era Soviet. Dikembangkan sejak 2011, rudal tersebut diharapkan memperbarui sistem persenjataan nuklir Rusia di tengah rivalitas dengan Amerika Serikat dan NATO.

Senjata Nuklir Rusia Lainnya

Selain Sarmat, Rusia juga memperkenalkan beragam senjata generasi baru lainnya. Salah satunya adalah kendaraan luncur hipersonik Avangard yang diklaim dapat melaju 27 kali kecepatan suara. Selain itu, ada pula rudal balistik jarak menengah Oreshnik yang diyakini bisa menjangkau seluruh target di Eropa.

Selain itu, Rusia tengah mengembangkan drone bawah laut nuklir Poseidon serta rudal jelajah Burevestnik yang menggunakan reaktor atom mini sebagai sumber tenaga. Semua langkah ini dipandang sebagai respons terhadap sistem pertahanan rudal Amerika Serikat setelah AS keluar dari perjanjian pembatasan pertahanan rudal era Perang Dingin pada 2001.

Source link