Review Film Sekawan Lima 2: Petualangan Seru di Gunung Klawih

by

Kisah petualangan Bagas, Lenni, Juna, Andrew, dan Dicky dalam Sekawan Limo terus berlanjut, namun kali ini dengan nuansa yang berbeda. Mereka tidak lagi menjelajahi Gunung Madyopuro, melainkan Gunung Klawih.

Makin Seru di Gunung Klawih

Dalam film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, kelima sahabat ini akan merasakan petualangan penuh misteri dan komedi di lokasi baru tersebut. Bayu Skak, yang masih menjadi sutradara untuk sekuel ini, menjamin keceriaan dan ketegangan yang lebih intens dalam petualangan kelimanya. “Pastinya lebih seru,” ujarnya saat diwawancara usai screening di Golden Theater, Kota Kediri, Kamis, (21/05/2026).

Walau merupakan sekuel, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih tetap dianggap sebagai produksi yang serius namun tetap menghibur. “Ini eskalasi, karena kita lebih dewasa juga. Tapi jangan khawatir komedinya masih kita garap serapat itu,” jelas Bayu Skak.

Pengambilan Gambar di Malang Raya

Bayu Skak sendiri melakukan pengambilan gambar di wilayah Malang Raya, daerah yang sudah akrab baginya karena tempat kelahiran dan masa kecilnya. “Setting di Kabupaten Malang,” tambahnya. Gunung Klawih sendiri merupakan nama fiktif yang dipilih untuk menjaga kesan penghormatan terhadap alam.

Dalam film ini juga terdapat penampilan dari aktris pendatang baru asal Kediri, Marsha Alycia. Meskipun dunia akting adalah hal baru baginya, Marsha mengaku menikmati proses tersebut dengan alami.

Respon Penonton

Sekawan Limo 2: Gunung Klawih mendapat sambutan hangat dari penonton. Salah seorang penonton menyebut bahwa film ini memiliki peningkatan dalam komedi dan nuansa horror-nya. Ada lebih banyak adegan jump scare dan guyonan khas dalam sekuel ini.

Saat screening dan meet n greet di Golden Theater, Bayu Skak dan kru film memberikan hiburan kepada penggemar dengan berbagai lagu dan merchandise. Suasana meriah terpancar dari antusiasme penonton yang memadati acara tersebut. (*)

Source link