Atlet E-sport Kairi Merasa Puas dengan Film “Nobody Loves Kay”
Atlet e-sport ternama, Kairi ONIC, merasa puas setelah menonton film “Nobody Loves Kay” yang mencerminkan kisah perjalanan hidupnya di dunia kompetitif e-sport. Meski hanya menonton versi pengembangan kedua, Kairi terenyuh dengan penggambaran cerita dalam film tersebut. Ia kembali teringat momen-momen sulit bersama rekan-rekannya, termasuk karakter yang diadaptasi menjadi tokoh Ido dalam film.
Kesempatan Emosional
Kairi menyatakan bahwa menonton film tersebut memberikan refleksi emosional yang mendalam baginya. Ia sangat antusias untuk menyaksikan versi final film tersebut di bioskop bersama dengan penonton lain pada 4 Juni 2026.
Pada kesempatan yang sama, produser eksekutif Angga Dwimas Sasongko dari Visinema memberikan pandangannya mengenai kualitas proyek ini. Menurut Angga, film “Nobody Loves Kay” berhasil menyajikan narasi yang kuat dengan standar kualitas produksi yang konsisten dari Visinema.
Inspirasi Bagi Generasi Muda
Melalui kisah nyata Kairi, film ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda, khususnya para penggiat e-sport, tentang dedikasi dan pentingnya dukungan sahabat dalam meraih impian besar. Angga berharap pesan moral dari film ini dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton.
Dengan bergabung dalam proyek ini, Angga merasa senang dan bangga bisa terlibat dalam pembuatan film yang dianggapnya sangat unik dan berani. Ia menegaskan bahwa kepuasan dalam proyek ini juga merupakan cerminan dari kualitasnya.
Diharapkan, “Nobody Loves Kay” tidak hanya menjadi sebuah hiburan belaka, tetapi juga dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi para penonton, terutama bagi para penggemar e-sport dan gamer di Indonesia.





