Kejagung Ungkap Modus Jahat Yayasan MBG Melanggar Hukum

by

Kejagung Bongkar Skandal Yayasan MBG yang Melanggar Hukum

Jakarta, CNBC Indonesia – Kejaksaan Agung (Kejagung) telah merilis temuan terbaru terkait skandal yayasan penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terlibat dalam tindakan melawan hukum. Hal ini terungkap setelah Kejagung melakukan penggeledahan dan menangkap mantan Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana pada Rabu (3/6/2026).

Kejahatan Konflik Kepentingan dalam Program MBG

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa program MBG seharusnya dijalankan oleh yayasan-yayasan di setiap sekolah. Namun, dalam kenyataannya, yayasan-yayasan tersebut terlibat dalam kegiatan melawan hukum terkait konflik kepentingan.

Yayasan-yayasan mitra SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang diduga terafiliasi dengan pejabat atau pegawai BGN yang tidak memenuhi syarat, secara ilegal menerima insentif miliaran rupiah setiap harinya. Adanya keterlibatan tersangka berinisial DH, SS, dan LP semakin memperparah kasus ini.

Penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa

Syarief Sulaeman Nahdi juga mengungkapkan bahwa ketiga tersangka terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa di BGN secara melawan hukum. Mereka melakukan intervensi terhadap PPK sehingga pengadaan barang dan jasa tidak sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Hal ini mengakibatkan terjadinya mark up harga yang merugikan keuangan negara.

Beberapa contoh penyimpangan pengadaan barang dan jasa yang mencuat dalam kasus ini antara lain pengadaan motor listrik, sepatu, tablet, dan televisi dengan mark up harga yang signifikan.

Para tersangka yang terlibat dalam skandal ini dijerat dengan Pasal 603 dan 604 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Mereka ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung dan Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Kejagung juga masih terus mengembangkan penyidikan dan menghitung kerugian negara yang ditimbulkan akibat tindakan melawan hukum yayasan-yayasan penyedia MBG. Upaya koordinasi terus dilakukan dengan BGN untuk menangani nasib operasional yayasan-yayasan yang terlibat dalam skandal ini.

Source link