Phil Collins Cerita Momen Kelam dalam Hidupnya
JAKARTA – Musisi legendaris Phil Collins mengungkap salah satu momen paling kelam dalam hidupnya. Bukan saat berada di atas panggung, melainkan ketika ia terbaring tak sadarkan diri di sebuah rumah sakit di Swiss pada 2024 akibat gagal organ yang mengancam nyawanya. Saat itu, lima anaknya dipanggil karena tim medis mempertimbangkan keputusan terkait penggunaan alat penunjang kehidupan.
Detik-Detik Kritis Phil Collins
Dalam wawancara dengan The Sunday Times, mantan drummer sekaligus vokalis band Genesis tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa keluarganya sempat berkumpul untuk mengucapkan salam perpisahan terakhir.
“Ginjal saya berhenti berfungsi, organ-organ tubuh saya mengalami kegagalan. Orang-orang datang untuk mengucapkan selamat tinggal,” ujar Collins.
Manajernya saat itu menghubungi kelima anaknya, yakni Lily, Joely, Simon, Nicolas, dan Matthew Collins, ketika kondisinya berada dalam fase kritis. Menurut Collins, dokter bahkan sempat mempertimbangkan apakah alat penunjang kehidupan perlu tetap dipertahankan.
Momen Emosional Bersama Keluarga
Beberapa bulan setelah pulih, Collins menghabiskan waktu bersama anak-anaknya. Ia mengenang momen emosional ketika putrinya, Lily Collins, duduk di sampingnya sambil menangis.
“Dia berkata, ‘Aku tidak pernah menyangka masih bisa mendapatkan momen seperti ini.’ Kami menghabiskan waktu yang luar biasa bersama. Sulit menggambarkan betapa berharganya pengalaman itu,” tutur Collins.
Perjuangan Melawan Alkoholisme
Perjuangan Collins melawan alkoholisme sebenarnya telah ia ceritakan dalam autobiografinya tahun 2016, Not Dead Yet. Dalam buku tersebut, ia mengisahkan bagaimana masa pensiun justru membuatnya terjerumus dalam kecanduan alkohol.
Ia menulis bahwa dirinya baru menjadi pecandu alkohol pada usia 55 tahun setelah memiliki terlalu banyak waktu luang usai pensiun dari aktivitas bermusik.
“Saya mengisi kekosongan itu dengan alkohol. Dan itu hampir membunuh saya,” tulis Collins.
Kondisi Kesehatan Masih Membutuhkan Perawatan
Meski berhasil melewati ancaman kematian, Collins mengatakan kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih. Dalam podcast BBC Eras awal tahun ini, ia menjelaskan masih membutuhkan perawat pribadi yang mendampinginya selama 24 jam.
“Saya memiliki perawat yang tinggal bersama saya selama 24 jam untuk memastikan saya mengonsumsi obat sesuai jadwal. Saya juga mengalami masalah pada lutut. Hampir semua hal yang bisa salah dengan kondisi kesehatan saya memang terjadi,” ujarnya.
Phil Collins dikenal sebagai salah satu musisi paling berpengaruh dalam industri musik dunia. Bersama Genesis maupun sebagai solois, ia telah menjual lebih dari 100 juta rekaman di seluruh dunia lewat lagu-lagu populer seperti In the Air Tonight, Against All Odds, Sussudio, One More Night, dan Another Day in Paradise.


