Seleksi CPNS 2027: Prioritas Guru dalam Penerimaan Pemerintah

by

Pemerintah dan DPR Resmi Finalisasi Status Kepegawaian Guru PPPK

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah bersama DPR RI telah menyetujui sejumlah kebijakan terkait status kepegawaian guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Salah satu keputusan yang mencuri perhatian adalah diberikannya kesempatan kepada guru PPPK untuk mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang rencananya akan dibuka pada awal 2027.

Keputusan tersebut merupakan hasil dari rapat koordinasi antara pemerintah dan DPR yang membahas status guru PPPK secara menyeluruh, termasuk PPPK paruh waktu, guru PPPK yang ingin menjadi PNS, dan guru di lingkungan Kemendikdasmen serta Kemenag.

Sorotan atas Keputusan Finalisasi Status Guru PPPK

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa pembahasan mengenai status guru PPPK telah mencapai tahap finalisasi.

“Kami sudah berada pada tahap finalisasi hasil rapat mengenai status guru PPPK paruh waktu, PPPK yang berencana menjadi PNS di lingkungan Kemendikdasmen, termasuk guru madrasah negeri dan guru TK,” ujar Dasco.

Menteri PAN-RB Rini Widyantini turut memastikan bahwa pemerintah memberikan peluang kepada guru PPPK untuk mengikuti seleksi CPNS yang dijadwalkan dibuka pada awal 2027. Di samping itu, guru PPPK paruh waktu juga akan memiliki kesempatan untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu pada tahun yang sama.

Ratusan Ribu Guru PPPK Berpeluang Menuju Status Kepegawaian Permanen

Menurut Rini, jumlah guru PPPK secara nasional saat ini mencapai 955.245 orang, dengan 231.246 di antaranya berstatus PPPK paruh waktu. Terkait pembukaan formasi CPNS, pemerintah akan menyesuaikannya dengan proyeksi kebutuhan guru nasional yang diperkirakan mencapai 526.689 formasi.

Formasi tersebut akan dialokasikan untuk mendukung program-program pendidikan prioritas, seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Terintegrasi, dan Sekolah Garuda. Dengan kebijakan ini, ratusan ribu guru PPPK memiliki peluang untuk mendapatkan status kepegawaian yang lebih permanen melalui seleksi CPNS, serta turut membantu pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di berbagai daerah.

Sumber: CNBC Indonesia

Source link