Korban Banjir Bandang Nepal Bertambah – Peringatan Bahaya Baru

by

Banjir Bandang Himalaya Makan 586 Korban di Nepal dan China

Jakarta, CNBC Indonesia – Operasi pencarian dan penyelamatan kembali dilakukan Nepal dan China pada Jumat (28/8/2026), setelah banjir dahsyat melanda kawasan Himalaya. Tim penyelamat China berhasil mencapai kompleks perbatasan Gyirong yang hampir seluruhnya luluh lantak dan mendapati kawasan tersebut tinggal menyisakan reruntuhan.

Banjir bandang dipicu runtuhnya gletser pada Rabu, mengakibatkan aliran besar batu, es, lumpur, dan material lainnya menerjang kawasan tersebut. Tercatat 579 orang tewas di Nepal dan tujuh di Tibet, China.

Penyelamatan Drama di Perbatasan Gyirong

Dari total orang yang hilang, 540 di antaranya adalah warga negara asing, kebanyakan peziarah Hindu asal India. Rekaman kamera pengawas memperlihatkan derasnya aliran air bercampur material menerjang bangunan dan orang-orang yang berusaha menyelamatkan diri.

Tim penyelamat dari China terdiri dari 21 anggota yang harus melewati medan sulit untuk mencapai kompleks perbatasan tersebut. Akses jalan menuju kompleks telah hancur.

Ancaman Andalan: Danau-Danau Buatan

Lebih dari 90.000 orang terdampak bencana tersebut. Banjir juga menyebabkan terbentuknya danau baru yang mulai meluap ke sungai, memicu peringatan dari otoritas Nepal. Pengawasan danau glasial di kawasan tersebut menjadi perhatian serius, dengan lebih dari 100 danau glasial diidentifikasi sebagai ancaman potensial.

China langsung merespon dengan peningkatan pemantauan dan penanganan bencana. Beijing menempatkan bencana ini sebagai prioritas nasional tertinggi, terlihat dari kunjungan Perdana Menteri Li Qiang ke wilayah terdampak.

Keluarga korban di berbagai negara masih menanti kepastian keberadaan kerabat mereka. Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mitranya meningkatkan pengiriman bantuan ke wilayah tersebut, dengan ribuan rumah tangga membutuhkan bantuan pangan dan air bersih.

Berbagai negara siap mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan untuk membantu, namun Nepal belum memutuskan apakah akan menerima bantuan internasional tersebut.

Source link