Harga Minyak US$108/Barel: Jaminan Bahlil Harga BBM Subsidi Tetap Stabil

by

Menteri ESDM: Harga BBM Subsidi Tetap, Meskipun Harga Minyak Dunia Tinggi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pemerintah akan tetap menjaga harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi agar tetap stabil, meskipun harga minyak dunia telah mencapai level tinggi, yaitu US$108 per barel.

Bahlil menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah konsultasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah untuk memantau dinamika harga minyak global dan menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah.

Penjagaan Harga BBM Subsidi

Penetapan harga BBM bersubsidi ini akan mendapatkan tambahan alokasi anggaran subsidi energi, yang meskipun meningkatkan beban anggaran pemerintah, dipandang sebagai langkah prioritas dalam mempertahankan stabilitas daya beli masyarakat.

Bahlil menegaskan bahwa meskipun harga minyak dunia saat ini mencapai US$106-108 per barel, rata-rata Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) dari Januari hingga September tetap terkendali di kisaran US$85-90 per barel.

Kenaikan Harga Minyak Dunia

Harga minyak mentah Indonesia (ICP) untuk Agustus 2026 mencapai US$89,43 per barel, naik dari bulan sebelumnya. Kenaikan ini disebabkan oleh risiko geopolitik dan gangguan pasokan di jalur distribusi minyak internasional, yang mempengaruhi pasar global.

Pemerintah terus memantau perkembangan pasar minyak dunia, dengan fokus pada ketahanan energi nasional dan pengelolaan ICP yang akuntabel. Kenaikan harga minyak internasional juga terjadi pada bulan Agustus 2026 dan diprediksi akan tetap tinggi di bulan September 2026.

Pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan energi nasional melalui pengawasan terhadap harga minyak dunia dan formula ICP yang transparan.

Source link