Tarif Trump Picu Penurunan Tertajam Industri Otomotif Inggris

by

Industri otomotif di Inggris mengalami penurunan yang signifikan sejak Presiden AS, Donald Trump, menerapkan kebijakan tarifnya. Data terbaru dari Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT) Inggris menunjukkan bahwa produksi mobil baru dan kendaraan komersial di negara tersebut turun hingga 32,8% menjadi 49.810 unit pada bulan Mei 2025. Hal ini membuat produksi kendaraan di Inggris mencapai level terendah sejak tahun 1949. Penurunan ini sebagian disebabkan oleh kebijakan perdagangan AS yang mempengaruhi ekspor kendaraan Inggris ke Uni Eropa dan AS.

Trump memberlakukan tarif 25% untuk mobil dan suku cadang mobil yang diimpor ke AS pada awal April, memaksa beberapa merek mewah Inggris untuk menghentikan sementara pengiriman mereka ke AS. Namun, pada bulan Mei, Trump mengurangi pungutan tersebut menjadi 10% untuk 100.000 mobil pertama yang diimpor setiap tahun. Keputusan ini diyakini akan menghemat ratusan juta poundsterling per tahun untuk perusahaan seperti Jaguar Land Rover. Meskipun tahun 2025 menjadi tahun yang menantang bagi industri otomotif Inggris, adanya kesepakatan perdagangan yang lebih positif dengan AS dan Uni Eropa memberikan sedikit harapan untuk pemulihan di masa depan.

Industri otomotif di Inggris dikenal sebagai ruang mesin perdagangan internasional negara tersebut. Ekspor mobil dari Inggris ke Amerika Serikat mencapai nilai 9 miliar poundsterling tahun lalu, menyumbang lebih dari 27% dari total ekspor Inggris. Namun, total produksi kendaraan Inggris turun 12,9% dari tahun sebelumnya menjadi 348.226 unit. Meskipun demikian, pemulihan industri otomotif di Inggris diharapkan terbantu oleh strategi pemerintah yang mengakui peran kunci sektor otomotif dalam pertumbuhan ekonomi negara.

Source link