Israel Serang Gaza, Serangan Mematikan Terhadap Warga Palestina

by

Serangan udara Israel di Jalur Gaza telah menimbulkan korban jiwa di tengah krisis kemanusiaan yang semakin memburuk. Puluhan warga Palestina, termasuk yang sedang mengantre bantuan makanan, menjadi korban dalam kekerasan yang terjadi sejak Minggu. Beberapa korban jiwa tercatat di Gaza City dan wilayah utara Gaza, termasuk lima orang yang tewas ketika mendekati pusat distribusi bantuan makanan yang dikelola oleh Gaza Humanitarian Foundation (GHF) di utara Rafah. Meskipun GHF didukung oleh Israel dan Amerika Serikat, lokasi distribusi bantuan sering kali menjadi target operasi militer Israel.

Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan bahwa sejak GHF mulai mengelola pengiriman bantuan terbatas akhir Mei, lebih dari 580 warga Palestina tewas dan lebih dari 4.000 terluka saat mendekati pusat distribusi tersebut. Surat kabar Israel, Haaretz, melaporkan bahwa tentara Israel diperintahkan untuk menembaki kerumunan warga sipil tak bersenjata yang berusaha mengakses bantuan, dengan tujuan “menghalau” mereka, sebuah praktik yang dikecam oleh pengacara hak asasi manusia internasional, Geoffrey Nice.

Serangan udara Israel menyasar berbagai wilayah di Gaza, menewaskan warga sipil tak bersenjata termasuk anak-anak. Situasi kemanusiaan semakin mengerikan dengan kekurangan pasokan nutrisi untuk ibu hamil dan bayi serta peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan. Relawan perawat asal Australia yang bertugas di rumah sakit di Gaza City melaporkan bahwa banyak bayi meninggal akibat kekurangan gizi dan malnutrisi.

Ditengah kepungan dan kehancuran, anak-anak Gaza terpaksa mengais sampah untuk mencari makanan, sementara luka-luka sulit sembuh. Situasi ini memperparah kondisi krisis kemanusiaan di Gaza yang semakin memburuk.

Source link