Presiden Iran Ungkap Krisis, Negara di Ujung Tanduk

by -108 Views

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan bahwa negaranya saat ini menghadapi ancaman krisis air yang disebabkan oleh cuaca panas tinggi yang memicu kekeringan. Dalam laporan Tasnim, Pezeshkian memperingatkan bahwa konsumsi air berlebihan dapat menyebabkan Iran mengalami kekurangan air yang parah pada bulan September. Oleh karena itu, penting bagi warga Iran untuk bijaksana dalam mengelola sumber daya air.

Iran telah mengalami kekeringan selama lima tahun terakhir, dengan penurunan curah hujan mencapai 40% dalam empat bulan terakhir. Konsumsi air yang berlebihan juga menjadi tantangan besar bagi pengelolaan air di Iran, dimana sebagian besar penduduk Teheran mengkonsumsi air melebihi standar yang ditetapkan.

Tantangan manajemen sumber daya alam juga dihadapi pihak berwenang Iran, terutama dalam sektor pertanian yang menyumbang sebagian besar konsumsi air. Kondisi ini dipicu oleh kurangnya pembangunan berkelanjutan dan telah menyebabkan masalah lingkungan seperti tekanan air yang semakin meningkat.

Ditambah lagi, cuaca ekstrem dengan suhu di atas 50 derajat Celcius belakangan ini telah semakin memperparah kondisi krisis air di Iran. Stok air di negara itu telah sangat menipis, dengan waduk-waduk bendungan berada pada level terendah dalam satu abad. Pengelolaan air provinsi Teheran bahkan meminta penggunaan air dikurangi setidaknya 20% guna mengatasi kondisi kritis tersebut.

Source link