Negara Kaya Diselidiki Trump, Pertumbuhan Melambat

by

Pertumbuhan ekonomi Swiss melambat tajam pada Kuartal-II (Q2) 2025 karena ekspor menurun akibat perusahaan-perusahaan yang menimbun barang menyusul ancaman tarif AS. Sektor ekspor, yang menjadi tulang punggung ekonomi negara tersebut, hanya tumbuh 0,1% dibandingkan dengan Kuartal-I (Q1) yang tumbuh sebesar 0,8%. Meskipun sektor industri mengalami kinerja negatif, sektor jasa berhasil memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi.

Pada tiga bulan pertama tahun ini, terjadi peningkatan pesat dalam pertumbuhan ekonomi Swiss karena pengiriman barang farmasi ke AS melonjak untuk mengantisipasi tarif dari Presiden Donald Trump. Namun, pertumbuhan ekonomi melambat di kuartal kedua akibat penurunan ekspor barang, terutama produk kimia dan farmasi. Ekonom Eropa di perusahaan riset Capital Economics, Adrian Prettejohn, menyatakan bahwa perlambatan ini akan terasa di sektor farmasi setelah perusahaan-perusahaan mengekspor barang ke AS di kuartal pertama.

Pemerintahan Trump memberlakukan tarif 10% untuk impor dari seluruh dunia pada bulan April, yang kemudian ditingkatkan menjadi 39% pada bulan Agustus. Hal ini membuat ekspor barang Swiss turun 5,3% di Q2, kecuali untuk ekspor jam tangan yang melonjak karena persediaan importir AS meningkat setelah ancaman tarif. Swiss berharap bisa menegosiasikan tarif yang lebih rendah dengan AS namun negosiasi terakhir tidak membuahkan hasil. Tarif yang tinggi dan ketidakpastian bisnis yang meningkat diperkirakan akan memperlambat pertumbuhan ekonomi Swiss dalam beberapa kuartal mendatang.

Source link