Inflasi Jepang Mereda, Jangan Khawatirkan Harga Beras!

by -161 Views

Inflasi akibat harga beras di Jepang sedikit mereda, meskipun harga beras melonjak 90,7% di bulan Juli dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data resmi menunjukkan bahwa lonjakan harga beras tersebut kini melambat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Menurut data terbaru dari Kementerian Dalam Negeri Jepang, tingkat inflasi inti Jepang turun menjadi 3,1% dari 3,3% (yoy), merupakan angka terendah sejak November 2024.

Harga listrik turun untuk pertama kalinya sejak April 2024, sementara harga gas tidak berubah setelah kenaikan sebelumnya. Pertumbuhan harga juga melambat untuk barang-barang rumah tangga dan rekreasi. Namun, harga pangan terus meningkat, terutama harga beras yang melonjak 7,6% secara bulanan. Inflasi inti juga mencapai 3,1%, sesuai dengan tingkat inflasi umum, tetapi tetap di atas target Bank of Japan (BoJ) sebesar 2%.

Data terbaru ini memberi kelegaan pada kabinet Perdana Menteri Shigeru Ishiba, namun masih di atas target inflasi BoJ. Ekspektasi bahwa BoJ akan menaikkan suku bunga pada bulan Oktober semakin kuat. Dalam upaya menurunkan harga beras, pemerintah Jepang melepaskan stok darurat beras ke pasar dan mengumumkan perubahan kebijakan untuk mendorong petani menanam tanaman selain beras. Selain itu, Presiden AS Donald Trump juga ingin Jepang mengimpor lebih banyak beras Amerika untuk mengurangi surplus perdagangan Tokyo dengan AS.

Source link