Israel Kirim Konvoi Militer, Warga Arab Ketakutan

by -66 Views

Ketegangan di perbatasan Suriah-Israel kembali memuncak setelah lima kendaraan militer Israel dilaporkan menembus sebuah desa di wilayah pedesaan Quneitra pada Minggu (16/11/2025), dalam salah satu pelanggaran terbaru terhadap kedaulatan Suriah. Berdasarkan laporan kantor berita resmi Suriah, konvoi tersebut memasuki kota Saida al-Golan di wilayah selatan Quneitra pada dini hari sebelum kemudian mundur kembali ke arah perbatasan. Insiden itu bukan satu-satunya, karena pasukan Israel juga disebut melakukan penggerebekan di pinggiran desa Ma’riya, yang berada di sebelah barat provinsi Daraa. Serangkaian infiltrasi dalam beberapa waktu terakhir telah menimbulkan keresahan di daerah perbatasan, dengan warga lokal mengeluhkan pasukan Israel yang makin sering bergerak masuk ke lahan pertanian mereka, serta laporan penghancuran hutan dan penangkapan penduduk. Pelanggaran berulang ini terjadi di tengah catatan agresi lintas batas yang meningkat tajam. Data pemerintah Suriah menunjukkan bahwa sejak Desember 2024, militer Israel telah melakukan lebih dari 1.000 serangan udara dan lebih dari 400 serangan lintas batas ke provinsi-provinsi selatan negara tersebut. Situasi semakin kompleks setelah kejatuhan rezim Bashar al-Assad pada akhir 2024, membuka ruang bagi Israel untuk memperluas kontrol di Dataran Tinggi Golan, yang disebut sebagai bentuk pelanggaran langsung terhadap kesepakatan Perjanjian Pemisahan Pasukan tahun 1974 antara kedua negara. Israel menduduki zona penyangga demiliterisasi, wilayah yang seharusnya netral, sehingga eskalasi terus berlanjut dan belum ada pernyataan resmi baik dari Israel maupun pihak internasional terkait insiden terbaru ini.

Source link