Pada tahun 2010-an, diesel menjadi penguasa jalanan di Eropa dengan pangsa pasar lebih dari 50%. Efisiensi bahan bakar yang tinggi dan biaya operasional yang rendah menjadi daya tarik pembakar minyak ini. Namun, segalanya berubah pada tahun 2015 dengan munculnya skandal Dieselgate yang membuat kehilangan kepercayaan pada mobil diesel. Pada tahun 2025, mobil diesel terlempar dari posisinya sebagai pilihan utama di Eropa. Menurut Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA), mobil hibrida plug-in berhasil mengungguli penjualan mobil diesel dalam periode tersebut. PHEV kini memiliki pangsa pasar 9,4%, naik 32,9% dari tahun sebelumnya, sedangkan penjualan mobil diesel mengalami penurunan 24,1%. Regulasi emisi yang semakin ketat turut berkontribusi pada langkah mundur mobil diesel di pasar Eropa. Meskipun BMW dan Audi masih menawarkan mesin diesel, banyak merek beralih ke mesin gas dan hibrida. Mobil hibrida dan listrik kini mendominasi pasar Eropa, menandai perubahan besar dalam preferensi konsumen terhadap jenis bahan bakar kendaraan mereka.
Plug-In Hybrid Mendominasi Pasar Mobil Eropa





