Hyundai telah mencapai perkembangan yang pesat dalam industri otomotif selama beberapa dekade terakhir. Bahkan produsen mobil kenamaan seperti Porsche pun memberikan pujian kepada Hyundai, terutama dengan kemunculan mobil listrik Ioniq 5 N yang dianggap sangat menarik dari Korea Selatan. Porsche telah memperhatikan tren mobil listrik berkinerja tinggi dengan membandingkan model N pertama dari Hyundai yang tidak menggunakan mesin pembakaran.
Dalam sebuah wawancara dengan majalah Australia Drive, seorang petinggi Porsche, Frank Moser, menyatakan rasa kagumnya terhadap Hyundai Ioniq 5 N. Menurutnya, pengalaman mengendarai mobil listrik tersebut membuka pandangannya dan para insinyur Hyundai menjadikannya sangat mengesankan. Dia juga menikmati fitur-fitur seperti N Active Sound+ dan N e-shift, yang memberikan pengalaman simulasi suara mesin dan pergantian gigi.
Porsche bahkan berencana untuk mengambil inspirasi dari fitur-fitur yang terdapat pada Ioniq 5 N untuk model mobil listrik 718 mereka. Meskipun demikian, Porsche menekankan pentingnya memberikan kebebasan kepada pengemudi dalam mengaktifkan atau menonaktifkan fitur-fitur tersebut. Fitur N Grin Boost yang dapat meningkatkan performa mobil dengan hanya menekan tombol merah di setir hingga ke level tertinggi, menjadi salah satu fitur yang diapresiasi.
Sementara Porsche masih berkomitmen untuk merilis versi mobil listrik 718, model tersebut tidak akan hadir hingga awal tahun 2027. Secara keseluruhan, Porsche berusaha untuk menghadirkan mobilitas masa depan yang lebih ramah lingkungan dengan tetap mempertahankan karakteristik unik yang menjadi ciri khasnya. Dengan kerja sama dan pandangan positif dari pihak-pihak terkait, kemitraan antara Hyundai dan Porsche dalam mengembangkan teknologi mobil listrik bisa menjadi awal bagi masa depan yang lebih berkelanjutan dalam industri otomotif.





