Trump Minggir, Sekutu Amerika Bergeser ke China

by -49 Views

Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Kanada semakin renggang sejak Donald Trump terpilih untuk masa jabatan keduanya sebagai Presiden AS. Trump telah mengancam Kanada dengan tarif tinggi, meskipun AS selama ini menyerap 76% ekspor dari Kanada. Oleh karena itu, Kanada perlu memikir ulang struktur dasar ekonominya. Meskipun sedang dalam gesekan dengan AS, Kanada justru meningkatkan hubungan dengan China, yang merupakan ‘musuh bebuyutan’ dari AS.

Dikutip dari Reuters, Kanada dan China telah mencapai kesepakatan perdagangan awal yang melibatkan pemangkasan tarif untuk kendaraan listrik (EV) dan canola. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengumumkan kesepakatan ini sebagai langkah untuk menjalin hubungan strategis baru antara kedua negara. Carney berupaya membangun kembali hubungan dagang dengan China setelah gesekan dengan AS.

Kanada akan mengizinkan masuk hingga 49.000 EV China dengan tarif 6,1%, turun drastis dari tarif sebelumnya 100%. Kesepakatan ini diharapkan akan mengembalikan situasi sebelumnya dan membawa manfaat bagi warga Kanada. Trudeau sebelumnya menerapkan tarif tinggi untuk melindungi industri domestik, namun kesepakatan dengan China diharapkan dapat membangun sektor EV yang kompetitif.

Kesepakatan ini memberikan keuntungan bagi Kanada dengan penurunan tarif pada biji canola dan produk lainnya. China juga berkomitmen untuk memfasilitasi akses bebas visa bagi warga Kanada yang berkunjung ke China. Kesepakatan ini diharapkan akan membuka tambahan pesanan ekspor senilai miliaran dolar bagi petani, nelayan, dan pengolah ikan Kanada. Selain itu, Kanada berusaha meningkatkan jaringan energinya untuk mendukung investasi baru, termasuk dalam sektor energi hijau.

Secara keseluruhan, pendekatan ini menunjukkan transformasi hubungan ekonomi Kanada dengan China di tengah ‘perang’ dagang antara China dan AS. Meskipun Kanada tetap sebagai sekutu inti AS, kerja sama ekonomi yang lebih pragmatis dengan China dapat menjadi contoh bagi mitra lainnya mengenai kemungkinan kerja sama yang otonom dari Amerika.

Source link