Trump Serang Obama, Gedung Putih Kebakaran Jenggot

by -70 Views

Sebuah video kontroversial yang diunggah di akun media sosial Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menjadi pemberitaan utama setelah memicu kritik luas karena menampilkan eks Presiden Barack Obama dan ekspresi mantan Ibu Negara Michelle Obama ditampilkan sebagai kera. Video ini sebelumnya diposting di platform Truth Social yang dimiliki oleh Trump dan menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk dari Partai Republik sendiri, yang menilai visual tersebut merendahkan dan mendekati praktek dehumanisasi terhadap warga keturunan Afrika. Meskipun Gedung Putih awalnya membela unggahan tersebut, namun unggahan tersebut akhirnya ditarik setelah 12 jam diposting saat Trump mengetahui isinya dan segera memerintahkan untuk menurunkannya.

Kritik terhadap video tersebut tidak hanya datang dari Partai Demokrat, tetapi juga dari internal Partai Republik. Senator Republik, Tim Scott, yang juga merupakan sekutu dekat Trump dan berkulit hitam, mengecam unggahan tersebut sebagai hal yang sangat rasis. Beberapa anggota parlemen Partai Republik bahkan secara terang-terangan meminta Trump untuk meminta maaf dan menghapus video tersebut. Sebelum dihapus, juru bicara Gedung Putih mengklaim bahwa video berasal dari meme internet yang memperlihatkan Trump sebagai Raja Hutan, menggunakan lagu dari musikal Disney.

Kontroversi ini menjadi sebuah cermin bagi retorika rasial yang seringkali dielu-elukan oleh Trump. Ia telah mempromosikan teori konspirasi tentang Obama dan melakukan beberapa pernyataan rasis yang memicu kegemparan di masyarakat. Trump juga memiliki rekam jejak kontroversi terkait rasisme, seperti pernyataannya yang menyebut warga Somalia sebagai “sampah” dan menyebut sejumlah negara berkembang sebagai “negara-negara sampah”. Meskipun kontroversi video ini dihapus, namun hal ini menunjukkan pentingnya protokol internal Gedung Putih terkait komunikasi media sosial presiden, yang akan berdampak pada berbagai aspek termasuk pasar dan hubungan internasional.

Source link