Mudik Lebaran 2021: 1,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

by

Arus mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Data dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan bahwa hampir 1,5 juta kendaraan telah meninggalkan kawasan Jabotabek dalam rentang waktu H-10 hingga H-3 Idulfitri. Jumlah ini mencapai 1.483.703 unit kendaraan, yang meningkat sebesar 30,1% dibandingkan dengan lalu lintas normal sekitar 1,14 juta kendaraan.

Pada sisi sebaran, mayoritas pemudik menuju ke arah timur, dengan 53,1% kendaraan menuju Trans Jawa dan Bandung, 27,2% menuju Merak, dan 19,7% menuju Puncak. Lonjakan signifikan terjadi di jalur Trans Jawa, dimana Gerbang Tol Cikampek Utama melaporkan jumlah kendaraan melebihi dua kali lipat dari kondisi normal. Selain itu, arah Bandung melalui Kalihurip Utama juga mengalami kenaikan meskipun tidak sebesar jalur Trans Jawa.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, dimana jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek mencapai 270.315 unit, yang naik 98,3% dibandingkan dengan lalu lintas normal harian. Melihat lonjakan tersebut, rekayasa lalu lintas seperti one way nasional dan contraflow diterapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.

Sementara itu, kepadatan juga mulai terasa di rest area. Untuk mengatasi penumpukan, Jasa Marga telah menyiapkan 64 rest area dan 10 lokasi SPBU di sepanjang ruas Trans Jawa. Hal ini diharapkan dapat mengurai kepadatan serta memberikan alternatif tempat istirahat bagi pemudik. Dengan adanya rest area alternatif dan fasilitas pendukung yang disediakan, diharapkan pemudik dapat beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan mereka.

Source link